Minggu, 14 Oktober 2012

Originally Made by Me


Cover depan

Judul               : 99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan
              Menapak Jejak Islam di Eropa

Pengarang       : Hanum Salsabiela Rais  &
              Rangga Almahendra

Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama

Genre              : Novel Perjalanan Islami

Tebal Buku      : 412 hal

Harga Buku     : Rp. 69.000,00

Cetakan  Awal  : Juli 2011





Agaknya 3 tahun tinggal di benua biru, merupakan suatu hal yang sangat luar biasa dapat mengarungi indahnya Eropa. Beruntungnya Hanum Salsabiela Rais bersama suaminya Rangga Almahendra bisa tinggal di Eropa untuk beberapa tahun, dan lebih tepatnya negara yang tidak lebih besar dari provinsi Yogyakarta. Ya, mereka tinggal di Wina, Austria. Tidak hanya itu, hal yang mereka lakukan tifak hanya sekedar liburan, melainkan bekerja, belajar banyak hal, dan berbagi pengalaman yang diwujudkan dalam sebuah karya tulis novel berjudul “99 Cahaya di Langit Eropa: Menapak Jejak Islam di Eropa” 

Mulai dari cover dan prolognya, bagi saya yang sudah menyelesaikan buku ini sebanyak 4 kali, dari hanya melihat kedua bagian itu saja sudah menarik hati pembaca untuk menyelusuri buku ini lebih lanjut.

Hanum, seorang reporter sebuah stasiun televisi swasta lokal harus mengikuti suaminya Rangga, untuk menemani sang suami kuliah karena mendapat beasiswa studi doktoral di Wina, Austria. Hari hari pertama di Eropa, Hanum langsung merasakan kengerian ranah Eropa. Ya, hawa dingin. Tapi itu semua terbantahkan kala Fatma, salah seorang koleganya di kelas bahasa Jerman yang seorang imigran dari Turki selalu menemaninya. Dan mereka berduapun mempunyai misi yang sama, yaitu menjadi agen muslim yang baik di tengah kemegahan dan kegemerlapan ranah Eropa. 

Kordoba, Granada, Paris, Istanbul Wina, Kairo, Roma, Mekkah, dan Madinah. Selain menjadi agen muslim yang baik, mereka berdua berkeinginan keras bahwa suatu saat nanti mereka ingin sekali dapat mengunjungi tempat tempat yang pernah memancarakan sinar Islamnya di muka bumi ini. Tetapi pada saat hanum sudah mendapatkan waktu yang tepat, Fatma menghilang bagaikan ditelan bumi. Mau tak mau Hanum harus tetap melanjutlan mimpi mereka berdua.

Hal yang paling sangat ditunggu tunggu tentu saja bagaimana pengalaman yang bisa kita dapat dan pengetahuan yang bisa kita serap dari perjalanan Hanum. Mulai dari hikmah yang dapat diambil dari lokasi beridirinya Vienna Islamic Center yang bersebelahan dengan tempat godaan syahwat berkumpul, hikmah berderma yang diterapkan restoran Der Wiener Deewan yaitu restoran pakistan yang menggunakan sistem berderma “All You Can Eat, Pay As You Wish” dapat terus berdiri tegak hingga saat ini tanpa mengalami kebangkrutan, tragisnya Mezquita de Cordoba yang dialihfungsikan menjadi sebuah Katedral yang tadinya adalah sebuah Masjid Agung sampai indahnya malam di Alhambra de Granada di Spanyol, mengapa tertera kata kata indah yang menjadi ciri khas orang Islam pada hijab Bunda Maria yang notabenenya merupakan simbol umat Katolik terdapat pada Musium Louvre, Paris, Perancis sampai teka teki yang menunjukkan apakah benar sang kaisar besar Perancis Napoleon Bonaparte adalah seorang muslim?, Indahnya Hagia Sophia dan Blue Mosque yang bersebelahan di Istanbul, Turki, sampai akhirnya Hanum memilih Kabbah Mekkah sebagai tempat terakhir yang ia kunjungi yang juga merupakan tempat sakral bagi kaum muslim. 

Semua hal diatas terangkum dengan jelas dan padat tanpa membuat pembaca bosan dan jenuh. Semua terlihat sangat indah ketika anda menyelesaikan buku ini. Anda tidak akan merasa bosan dan mungkin saja akan terus mengulanginya seperti apa yang sudah saya lakukan.

Akan tetapi, tidak ada yang sempurna di dunia ini, tak terkecuali novel ini. Sayangnya novel ini tidak banyak mencantumkan foto selagi Hanum melakukan perjalanan, hanya ada beberapa saja pada bagian belakang novel dan itu juga seharusnya foto foto tersebut diletakkan pada bagian dimana ia melakukan perjalanan ke setiap tempat. Tapi sang penulis pun sudah memberitahukan alasan yang logis mengapa mereka tidak memasukkan foto yang banyak. Dan satu lagi, buku ini sangat layak menjadi Best-seller!!. 

dan buku ini membuat saya iri !! -__-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar