![]() |
| Cover depan |
Judul : 99 Cahaya di Langit Eropa:
Perjalanan
Menapak Jejak Islam di Eropa
Menapak Jejak Islam di Eropa
Pengarang : Hanum Salsabiela Rais &
Rangga Almahendra
Rangga Almahendra
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Genre : Novel Perjalanan Islami
Tebal
Buku : 412 hal
Harga
Buku : Rp. 69.000,00
Cetakan Awal :
Juli 2011
Agaknya 3 tahun tinggal
di benua biru, merupakan suatu hal yang sangat luar biasa dapat mengarungi
indahnya Eropa. Beruntungnya Hanum Salsabiela Rais bersama suaminya Rangga
Almahendra bisa tinggal di Eropa untuk beberapa tahun, dan lebih tepatnya
negara yang tidak lebih besar dari provinsi Yogyakarta. Ya, mereka tinggal di
Wina, Austria. Tidak hanya itu, hal yang mereka lakukan tifak hanya sekedar
liburan, melainkan bekerja, belajar banyak hal, dan berbagi pengalaman yang diwujudkan
dalam sebuah karya tulis novel berjudul “99 Cahaya di Langit Eropa: Menapak
Jejak Islam di Eropa”
Mulai dari cover dan
prolognya, bagi saya yang sudah menyelesaikan buku ini sebanyak 4 kali, dari
hanya melihat kedua bagian itu saja sudah menarik hati pembaca untuk
menyelusuri buku ini lebih lanjut.
Hanum, seorang reporter
sebuah stasiun televisi swasta lokal harus mengikuti suaminya Rangga, untuk
menemani sang suami kuliah karena mendapat beasiswa studi doktoral di Wina,
Austria. Hari hari pertama di Eropa, Hanum langsung merasakan kengerian ranah
Eropa. Ya, hawa dingin. Tapi itu semua terbantahkan kala Fatma, salah seorang
koleganya di kelas bahasa Jerman yang seorang imigran dari Turki selalu
menemaninya. Dan mereka berduapun mempunyai misi yang sama, yaitu menjadi agen
muslim yang baik di tengah kemegahan dan kegemerlapan ranah Eropa.
Kordoba, Granada,
Paris, Istanbul Wina, Kairo, Roma, Mekkah, dan Madinah. Selain menjadi agen
muslim yang baik, mereka berdua berkeinginan keras bahwa suatu saat nanti
mereka ingin sekali dapat mengunjungi tempat tempat yang pernah memancarakan
sinar Islamnya di muka bumi ini. Tetapi pada saat hanum sudah mendapatkan waktu
yang tepat, Fatma menghilang bagaikan ditelan bumi. Mau tak mau Hanum harus
tetap melanjutlan mimpi mereka berdua.
Hal yang paling sangat
ditunggu tunggu tentu saja bagaimana pengalaman yang bisa kita dapat dan
pengetahuan yang bisa kita serap dari perjalanan Hanum. Mulai dari hikmah yang
dapat diambil dari lokasi beridirinya Vienna Islamic Center yang bersebelahan
dengan tempat godaan syahwat berkumpul, hikmah berderma yang diterapkan
restoran Der Wiener Deewan yaitu restoran pakistan yang menggunakan sistem
berderma “All You Can Eat, Pay As You Wish” dapat terus berdiri tegak hingga
saat ini tanpa mengalami kebangkrutan, tragisnya Mezquita de Cordoba yang
dialihfungsikan menjadi sebuah Katedral yang tadinya adalah sebuah Masjid Agung
sampai indahnya malam di Alhambra de Granada di Spanyol, mengapa tertera kata
kata indah yang menjadi ciri khas orang Islam pada hijab Bunda Maria yang
notabenenya merupakan simbol umat Katolik terdapat pada Musium Louvre, Paris,
Perancis sampai teka teki yang menunjukkan apakah benar sang kaisar besar
Perancis Napoleon Bonaparte adalah seorang muslim?, Indahnya Hagia Sophia dan
Blue Mosque yang bersebelahan di Istanbul, Turki, sampai akhirnya Hanum memilih
Kabbah Mekkah sebagai tempat terakhir yang ia kunjungi yang juga merupakan
tempat sakral bagi kaum muslim.
Semua hal diatas
terangkum dengan jelas dan padat tanpa membuat pembaca bosan dan jenuh. Semua
terlihat sangat indah ketika anda menyelesaikan buku ini. Anda tidak akan
merasa bosan dan mungkin saja akan terus mengulanginya seperti apa yang sudah
saya lakukan.
Akan tetapi, tidak ada
yang sempurna di dunia ini, tak terkecuali novel ini. Sayangnya novel ini tidak
banyak mencantumkan foto selagi Hanum melakukan perjalanan, hanya ada beberapa
saja pada bagian belakang novel dan itu juga seharusnya foto foto tersebut
diletakkan pada bagian dimana ia melakukan perjalanan ke setiap tempat. Tapi
sang penulis pun sudah memberitahukan alasan yang logis mengapa mereka tidak
memasukkan foto yang banyak. Dan satu lagi, buku ini sangat layak menjadi
Best-seller!!.
dan buku ini membuat saya iri !! -__-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar