Rabu, 16 Januari 2013

Ibn Rusyd menjadi Averroes. gimana ceritanya?

          Seperti yang diungkapkan oleh Nurcholish Madjid bahwa terjadinya metamorfose nama Ibn Rusyd atau menurut transliterasi standar latin Ibn Rochd menjadi Averroes adalah akibat dari rentetan dalam proses penerjemahan.

          Oleh orang Yahudi kata Arab Ibn diucapkan seperti kata Ibrani (bahasa Yahudi), Aben yang artinya sama dengan Ibn, maka nama Ibn Rochd kemudian dibaca Aben Rochd. Dalam bahasa Spanyol, huruf konsonan b diubah jadi v, maka jadilah Aven Rochd.
          Melalui asimilasi huruf huruf konsonan yang dalam bahasa Arab disebut idgham kemudian berubah jadi Averrochd. Karena dalam bahasa Latin tidak ada huruf sy (Arab: syin) maka oleh si pendeta huruf sy diganti dengan huruf s sehingga menjadi Averrosd.
          Kemudian rentetan s dan d dianggap sulit dalam bahasa Latin, maka huruf d dihilangkan sehingga menjadi Averros. Namun huruf s akan mengacaukan dengan s posesif, maka untuk menghindari kekacauan tersebut antara o dan s diberi sisipan e sehingga menjadi Averroes dasn e sering mendapat tekanan sehingga menjadi Averroes.
          Nama nama filsuf lain juga mengalami hal serupa dalam perspektif perkembangan pemikiran Barat seperti Ibn Sina menjadi Avicenna, Ibn Bajjah menjadi Avenpace atau Avempace, Ibn Zuhr menjadi Avenzoar, Ibn Khaldun menjadi Abenjaldun, Ibn Masaroh menjadi Abenmacarra, dan Ibn Thufayl menjadi Abentofail.
          Ibn Rusyd lahir pada tahun 1126 di Cordova, sebuah kota yang pada saat itu menjadi pusat kajian kajian ilmu pengetahuan.

jadi, Ibn Rusyd - Ibn Rochd - Aben Rochd - Aven Rochd - Averrochd - Averrosd - Averroes.

sumber: Ibn Rusyd: Cahaya Islam di Barat karyaFuad Mahbub Siraj

Tidak ada komentar:

Posting Komentar